Waspada… Jangan Sampai Anda Telah Makan Daging Manusia yang Sudah Mati – Catatan Pemred
Adab

Waspada… Jangan Sampai Anda Telah Makan Daging Manusia yang Sudah Mati

SEGALA puji hanya kepada Allah Ta’ala. Dia Yang Maha Agung Pemilik Kemuliaan, berfirman:

“…Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” (QS. Al-Hujurat, 49: 12).

Imam Al-Qurthubi berkata, Allah menyerupakan menggunjing dengan memakan bangkai. Sebab orang yang sudah mati tidak mengetahui dagingnya dimakan, sebagaimana orang yang masih hidup tidak mengetahui gunjingan yang dilakukan orang yang menggunjingnya.[1]

Ibnu Abbas berkata, “Allah membuat perumpamaan ini untuk menggunjing, karena memakan bangkai itu haram lagi jijik. Demikian pula menggunjing pun diharamkan dalam agama dan dianggap buruk di dalam jiwa (manusia).”[2]

Qatadah berkata, “Sebagaimana salah seorang dari kalian terlarang untuk memakan daging saudaranya yang sudah mati, maka sesungguhnya dia pun terlarang untuk menggunjing saudaranya yang masih hidup. Memakan daging disamakan dengan menggunjing.”[3]

Demikian, dan segala puji hanya kepada Allah.

——————–

[1] Al-Jami’li-Ahkaam Al-Quran, Imam Al-Qurthubi. QS.Al-Hujurat,49: 12. Jilid 17, Hal.85.

[2] Al-Jami’li-Ahkaam Al-Quran, Imam Al-Qurthubi. QS.Al-Hujurat,49: 12. Jilid 17, Hal.85.

[3] Al-Jami’li-Ahkaam Al-Quran, Imam Al-Qurthubi. QS.Al-Hujurat,49: 12. Jilid 17, Hal.85.

Fajar.co
Click to comment
To Top