Setelah Dimakamkan, Pemuda Ini Berbicara dari Dalam Kuburnya – Catatan Pemred
Kisah

Setelah Dimakamkan, Pemuda Ini Berbicara dari Dalam Kuburnya

SEGALA puji hanya kepada Allah. Shalawat dan salam kepada Rasulullah tercinta.

Dikisahkan dari Yahya bin Ayyb, bahwa ada seorang pemuda yang sempat membuat Umar bin Kattab kagum kepadanya. Sehingga Umar melontarkan kata, “Sesungguhnya aku kagum kepada pemuda tersebut.”

Pada suatu malam, pemuda itu pergi ke masjid untuk melakukan shalat isya, tiba-tiba ada seorang wanita berada di hadapannya. Dia berusaha merayu dan menggoda pemuda tersebut dengan mempertontonkan keindahan tubuhnya.

Pemuda itu pun sempat tergoda dan mengikuti wanita itu sampai di depan rumahnya. Ketika itu dia ingat kepada Rabbnya dan spontan membaca ayat Al-Quran:

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syetan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.” (QS. Al-A’raf, 7: 201).

Dan setelah membaca ayat tersebut dia jatuh pingsan. Melihat pemuda yang ada di depan pintunya tergeletak seperti mayat, wanita itu kebingungan.

Bersama dengan pelayan perempuannya dia berusaha untuk menyingkirkan pemuda tersebut dan melemparkannya ke depan pintu rumah pemuda itu.

Pemuda itu mempunyai seorang ayah yang telah berusia lanjut yang selalu duduk di depan rumah untuk menyambutnya ketika pulang dari masjid.

Pada malam itu dia sangat terkejut karena mendapati anaknya tergeletak di depan rumah. Dia langsung menggotongnya masuk ke dalam rumah.

Setelah siuman dia bertanya kepada anaknya, “Apa yang telah menimpa dirimu wahai anakku?” Pemuda itu menjawab, “Janganlah, jangan bertanya tentang hal itu sekarang.” Akhirnya dia pun meceritakan kejadia sebenarnya.

Setelah itu, pemuda tersebut membaca ayat yang tadi dia baca ketika berada di depan pintu rumah wanita tadi. Setelah membaca ayat Al-Quran, dia kembali pingsan dan akhirnya meninggal dunia.

Berita itu sampai ke telinga Umar bin Khattab. Dia berkata, “Mengapa kalian semua tidak memberitahukan tentang kematian pemuda ini kepadaku?”

Maka Umar langsung pergi ke makamnya dan berkata, “Wahai pemuda, barangsiapa yang enggan melakukan maksiat karena takut kepada Rabbnya, maka dia berhak mendapatkan dua surga.”

Pemuda itu menjawab dari dalam kubur, “Wahai Umar, Rabbku telah memberikan keduanya kepadaku.”

Demikian kisah yang tertuang dalam Kitab Belenggu Nafsu Karya Imam Ibnu Jauzi.

Ini merupakan sebuah kisah menganggumkan tentang akhlak pemuda di masa Umar, yang mampu lari dari godaan wanita. Atau mampu menghindar dari syahwatnya yang terlarang.

Sesungguhnya, salah satu godaan paling besar adalah wanita, karena keindahannya mampu membuat seseorang terhina dengan syahwatnya sendiri.

Namun ketika dia mengingat kepada Allah, dan menghindar dari godaan tersebut, maka sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang beruntung.

Click to comment
To Top