Jarak di Antara Dua Tiupan Sangkakala – Catatan Pemred
Lautan Hikmah

Jarak di Antara Dua Tiupan Sangkakala

sangkakala
sumber foto: google image

HARI Kiamat adalah hari yang paling mengerikan. Yang akan terjadi pada Hari Jumat. Dan ada Sangkakala yang akan ditiup oleh malaikat, sebagai tanda dimulainya hari yang dijanjikan ini.

Dari Abu Hurairah ra, dari Rasulullah saw, beliau bersabda:

“Jarak antara dua tiupan adalah empat puluh tahun. kemudian Allah menurunkan air dari langit, lalu mereka tumbuh sebagaimana tumbuhnya sayur-sayuran.” (HR. Bukhari, 8/4935) dan Muslim (4/2955).[1]

Maka takutlah wahai saudaraku, kepada suatu hari di mana tidak ada seorang penolong pun. Pada suatu hari di mana semua rahasia tersingkap, catatan-catatan amal beterbangan. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah.” (QS. An-Naml, 27: 87).

Imam As-Samarqandi berkata, disebutkan dalam berbagai riwayat, bahwa sangkakala itu hanya dua tiupan; kebinasaan dan tiupan kebangkitan. Disebutkan di dalam riwayat Ka’ab: Dua tiupan. Sementara di dalam riwayat Abu Hurairah ra, tiga tiupan: tiupan untuk pengaget, tiupan untuk kematian, dan tiupan untuk kebangkitan. Allah Ta’ala memerintahkan Israfil pada tiupan pertama, lalu dia pun meniup, maka kagetlah semua yang di langit dan di bumi. Itulah firman Allah Ta’ala: “Dan (ingatlah) hari (ketika) ditipup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah.” (QS. An-Naml, 27: 87).[2]

Ya Ilahi, ampunilah kami semua…. Segala puji hanya kepada-Mu.



[1] Hadis dikutib dari kitab Tanbihul Ghafilin, Imam As-Samarqandi, No 44, Pembahasan Hari Kiamat, hal. 111.

[2] Kitab Tanbihul Ghafilin, Imam As-Samarqandi, Pembahasan Hari Kiamat, hal. 113.

Click to comment
To Top