Ini Ramuan Obat Rematik yang Dianjurkan Rasulullah saw – Catatan Pemred
Kesehatan

Ini Ramuan Obat Rematik yang Dianjurkan Rasulullah saw

piriformis

Irq an-nasa, atau rematik pada pangkal paha yang juga dikenal dengan nama Sciatica, adalah sakit yang dimulai dari sendi pangkal paha melalui bagian belakangnya. Terkadang turun sampai ke mata kaki. Selagi masa sakitnya bertambah lama, maka semakin menjalar ke bawah. Akibatnya kaki dan paha menjadi kurus (Lihat Zadul Ma’ad, Imam Ibnu Qayyim).

Penyakit ini banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, pada umur di atas 40 tahun, namun ada pula di bawah umur tersebut. Banyak obat modern yang ditawarkan dalam pengobatan.

Namun ada salah satu hadits Rasulullah saw yang menganjurkan ramuan obat untuk menyembuhkan penyakit ini. Berikut Sabda Rasulullah saw yang dibukukan oleh Imam Ibnu Majah dan Sunan-nya:

“Obat rematik adalah lemak ekor domba pedalaman Arab yang dicairkan, kemudian dibagi menjadi tiga bagian, lalu tiap bagian diminum saat perut kosong (makan pagi) setiap hari.” (HR. Ibnu Majah No. 3463).

Imam Ibnu Qayyim mengatakan ekor domba mempunyai dua keistimewaan yaitu mematangkan dan melunakkan. Atau dengan kata lain mematangkan dan mengeluarkan. Penyakit ini butuh dua sifat ini.

Adapun spesifikasi domba badui (Arab pedalaman) adalah karena minimnya zat-zat sisa padanya, kecil ukurannya, dan lembut tubuhnya. Pun keistimewaan tempat gembala untuknya, karena domba badui digembalakan di rumput-rumput daratan yang panas, seperti Syih, Qaishum, dan sejenisnya.

Tumbuh-tumbuhan ini apabila dimakan oleh hewan, maka akan berpengaruh positif pada dagingnya setelah membuatnya lembut dan merasakan kondisi yang lebih lembut pula, terutama ekornya.

Pengaruh tumbuh-tumbuhan ini pada susu lebih kuat daripada pada daging. Tetapi, keistimewaan yang dimiliki ekor domba berupa sifat mematangkan dan melunakkan tidak ditemukan pada susu. (*)

Referensi Kitab Zadul Ma’ad Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah Jilid 4.

Click to comment
To Top