Ini Dua Wanita Sempurna Sepanjang Masa – Catatan Pemred
Muslimah

Ini Dua Wanita Sempurna Sepanjang Masa

mawar kuning

SEGALA puji hanya kepada Allah. Wanita yang sempurna bukanlah wanita yang mengikuti ajang Mis Univers, Mis Indonesia, atau memiliki segudang prestasi, menguasai berbagai bahasa, atau memiliki kecantikan semu yang kemudian pudar.

Wanita yang sempurna adalah wanita yang memiliki keteguhan iman. Yang kokoh dan tak tergoyahkan. Yang memiliki cobaan dari orang-orang di sekitarnya, namun tetap berpegang teguh terhadap tali Allah.

Dan tidak ada wanita yang sempurna kecuali dua wanita saja. Yakni Asiyah Istri Firaun dan Maryam binti Imran. Allah telah memuji mereka di dalam Al-Quran, dan menjadikan mereka sebagai perumpamaan bagi orang-orang beriman. Berikut firman-Nya:

“Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim. Dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami dan dia membenarkan kalimat-kalimat Rabbnya dan Kitab-kitab-Nya. Dia termasuk orang-orang yang taat. (QS. At-Tahrim: 11-12).

Kemudian, Allah swt juga secara khusus menyampaikan tentang keutamaan Maryam binti Imran di dalam surat Al-Imran ayat 42. Allah swt berfirman:

“Dan ingatlah ketika malaikat Jibril berkata, “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia.” (QS. Ali Imran, 3: 42).

Beberapa ulama, diantaranya Al-Hasan, Ibnu Juraij dan beberapa ulama lainnya menafsirkan firman-Nya: “atas segala wanita di dunia.” Maksudnya atas seluruh wanita di dunia yang sejaman dengan kamu.

Sedangkan makna yang diriwayatkan dari Az-Zujaj dan beberapa ulama lainnya adalah, ‘atas seluruh wanita di dunia hingga hari kiamat nanti.”[1]

Imam Al-Qurthubi mengatakan, dari kedua pendapat ini, pendapat terakhirlah yang benar, hal ini karena ada beberapa hadits yang mendukung.[2] Berikut haditsnya, Rasulullah saw bersabda:

“Banyak di antara kaum laki-laki yang sempurna, namun tidak ada yang sempurna dari kaum wanita kecuali Asiyah istri Firaun dan Maryam putri Imran….” (HR. Bukhari, No. 3411).[3]

Imam An-Nawawi mengatakan, yang dimaksudkan dengan sempurna di sini adalah sempurna dalam keutamaan, perbuatan baik, dan ketakwaan.[4]

Imam Al-Qurthubi mengatakan, arti dari segala sesuatu yang sempurna adalah kecukupan hingga tidak ada kekurangannya, dan kesempurnaan yang mutlak hanya milik Allah semata. Dan tentunya jika kesempurnaan itu diletakkan kepada jenis manusia, maka yang memilikinya adalah para Nabi, kemudian setelah itu para wali yang disifati dengan shiddiqin, syuhada, dan shalihin.[5]

Mayoritas ulama mengatakan bahwa kedua wanita itu bukanlah Nabi, namun mereka adalah wanita yang selalu berkata benar dan termasuk di antara wali-wali Allah Ta’ala.[6] Demikianlah. (*)

———–

[1] Tafsir Al-Qurthubi, Al-Quran surat Ali-Imran ayat 42. Jilid 4, Hal. 220.

[2] Tafsir Al-Qurthubi, Al-Quran surat Ali-Imran ayat 42. Jilid 4, Hal. 220.

[3] Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dan sahihnya.

[4] Imam An-Nawawi dalam Syarah Sahih Muslim, Kitab Keutamaan Para Sahabat, Jilid 11. Hal 280.

[5] Tafsir Al-Qurthubi, Al-Quran surat Ali-Imran ayat 42. Jilid 4, Hal. 221.

[6] Imam An-Nawawi dalam Syarah Sahih Muslim, Kitab Keutamaan Para Sahabat, Jilid 11. Hal 280.

Click to comment
To Top