Dua Wanita yang Disucikan Allah – Catatan Pemred
Muslimah

Dua Wanita yang Disucikan Allah

SEGALA puji hanya kepada Allah. Ada dua wanita yang disucikan Allah swt dalam Al-Quran. Satunya memiliki anak tetapi tidak memiliki suami, yaitu Maryam putri Imran. Dan satunya lagi yakni memiliki suami tetapi tidak memiliki anak, yaitu Aisyah putri Abu Bakar, istri Rasulullah saw.

Keduanya sama-sama dituduh berjina. Sebuah tuduha yang sangat keji kepada wanita-wanita shalih. Orang-orang Yahudi menuduh Maryam melakukan zina, sehingga lahirlah anak yang bernama Isa Al-Masih. Padahal ia adalah wanita suci yang menjaga kehormatannya.

Maka Allah swt menegaskan kesuciannya kepada manusia dan jin serta seluruh mahluk-Nya, bahwa Maryam adalah wanita suci. Berikut firman-Nya:

“Dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami dan dia membenarkan kalimat-kalimat Rabbnya dan Kitab-kitab-Nya. Dia termasuk orang-orang yang taat. (QS. At-Tahrim, 66: 11-12).

Allah swt juga menegaskan tentang kesucian Maryam putri Imran dalam surat yang lain.

“Dan ingatlah ketika malaikat Jibril berkata, “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia.” (QS. Ali Imran, 3: 42).

Berikutnya adalah Aisyah putri Abu Bakar, istri Rasulullah saw. Ketika fitnah datang menimpanya dengan tuduhan keji. Maka Allah swt menurunkan firman-Nya langsung dari langit ketujuh untuk menegaskan kesuciannya. Dan diabadikan dalam Al-Quran surat An-Nur mulai ayat 11 sampai 26. Dibaca hingga tegaknya Kiamat. Berikut salah satu ayatnya:

“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.” (QS. An Nuur, 24: 23).

Click to comment
To Top