Doa Jika Dililit Utang, Bacalah… Insya Allah Lunas – Catatan Pemred
Doa

Doa Jika Dililit Utang, Bacalah… Insya Allah Lunas

muslim pray

UTANG ibarat belenggu. Membuat kita menjadi kalut, sedih, dan gelisah. Maka itu, dalam berbagai hadits, Rasulullah saw selalu berdoa sembari berlindung kepada Allah dari lilitan utang.

Sungguh, ada sebuah doa yang apabila dibaca, dengan keyakinan, dan sungguh-sungguh, maka Allah swt akan melunasi hutang tersebut. Meski hutang kita sebesar bukit.

Tentu Allah akan mendatangkan rezkinya kepada kita dengan berbagai cara yang tidak disangka-sangka, sehingga kita mampu membayar utang tersebut. Berikut sabda Rasulullah saw mengenai doa tersebut:

“Apabila seseorang dililit utang, maka ia hendaknya mengucapkan: ‘Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezki-Mu yang halal dari rezki-Mu yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu agar tidak tergantung kepada siapa pun selain-Mu.” (HR. At-Tarmidzi dan Al-Hakim).[1]

Adapun hadits lainnya terkait doa terlilit hutang adalah sebagai berikut:

“Ya Allah, Tuhan yang menghilangkang kekalutan, yang melenyapkan kesedihan, yang mengabulkan doa orang-orang yang sangat membutuhkan, Yang Maha Pengasih dan Penyayang di dunia dan akhirat. Engkau-lah yang mengasihiku, maka kasihanilah aku dengan rahmat-Mu, yang dengannya Engkau cukupkan aku sehingga aku tidak memerlukan lagi rahmat dari siapapun selain-Mu.” (HR. Al-Hakim).

Jika kita meyakini dengan sungguh-sungguh, bahwa Allah yang mengatur segalanya, yang membagikan rezki, sehingga miliaran serangga pun bisa makan, cacing di dalam tanah bisa hidup, maka sungguh kehidupan kita akan menjadi lebih tenang, meski sedang terlilit hutang yang banyak.

Karena doa-doa ini, apabila kita panjatkan dengan khusyu, dalam kehinangan nan penuh harap hanya kepada Allah, maka Allah akan mendatangkan bantuan-Nya berupa rezki dari arah yang tak terduga.

Tiba-tiba saja misalkan, kita mendapatkan pekerjaan, atau ditawari mengerjakan sebuah proyek, atau ada dermawan yang menginfakkan hartanya, dan lainnya, yang kemudian dengan itu kita bisa melunasi hutang kita.

Sungguh, doa di atas pernah diamalkan oleh para sahabat, bahkan istri Rasulullah saw Ibunda Aisyah RA, dan hutangnya lunas berkat rezki yang diberikan Allah kepadanya dari arah yang tak disangka-sangka.

Doa ini juga dipegang oleh Isa Ibnu Maryam, seorang nabi dan rasul yang mulia, dan dia mengajarkannya kepada para sahabat-sahabatnya.

Isa Bin Maryam berkata, ‘Sekiranya seseorang dari kalian memiliki utang emas sebesar bukit, lalu ia berdoa kepada Allah dengan doa tersebut, niscaya Allah akan melunasinya.’ (Lihat Kitab Tuhfah Adz-Dzakirin).

Banyak di zaman sekarang yang mungkin terlilit hutang, kemudian mereka dikejar-kejar oleh debt collector, yang kebanyakan dari Indonesia Timur. Perangainya dikenal kasar. Meski sebagiannya ada yang lembut.

Saya sendiri mengenal beberapa orang debt collector, karena ada di antara mereka masih kerabat saya. Sebab saya juga orang Ambon. Dalam beberapa kesempatan, saya sering menasehati mereka agar berlaku sopan dan berilah waktu kepada saudaramu yang berhutang, supaya bisa melunasinya. Bukan mengejarnya terus menerus sedangkan dia berada dalam kondisi sempit dan belum mampu melunasi hutangnya.

Karena begitulah ajaran Islam yang mulia ini. Yaitu supaya kamu memberikan kesempatan kepada saudaramu, sampai dia berada dalam kondisi lapang untuk melunasi hutangnya.

Namun, jawaban saudara-saudara saya di debt collector, bahwa ini bagian dari pekerjaan mereka, dan ada waktu jatuh tempo penagihan dalam kontrak mereka. Mereka juga mendapatkan honor dari tagihan ini. Jika tagihan hutang tidak dapat, mereka tidak mendapatkan honor dari perusahan yang memberikan mereka job. Sedangkan mereka butuh makan.

Di titik ini, kita dapat melihat ada sedikit konflik antara ajaran agama dan profesi. Artinya jika kita tidak berhati-hati, maka kita telah mendatangkan kesusahan mengerikan kepada orang yang berhutang. Begitu juga sebaliknya.

Maka saya sering menyampaikan nasehat, jika ada pekerjaan lain yang lebih baik, supaya segera meninggalkan pekerjaan ini. Dan Alhamdulillah, beberapa di antara mereka sekarang ada yang berkerja di Pom Bensin atau SPBU, Security dan lainnya.

Semoga kita diberikan kemudahan oleh Allah swt, untuk melunasi hutang-hutang kita. Dan segala puji hanya kepada Allah pemilik keagungan. Mari berdoa dan aminkanlah doa ini:

“Ya Allah, Tuhan yang menghilangkang kekalutan, yang melenyapkan kesedihan, yang mengabulkan doa orang-orang yang sangat membutuhkan, Yang Maha Pengasih dan Penyayang di dunia dan akhirat. Engkau-lah yang mengasihiku, maka kasihanilah aku dengan rahmat-Mu, yang dengannya Engkau cukupkan aku sehingga aku tidak memerlukan lagi rahmat dari siapapun selain-Mu.”

———-

[1] Hadits dikutip dari Kitab Tuhfah Adz-Dzakirin (Mutiara Ahli Dzikir) Imam Ibnu Al-Jazari, Hal. 678. Pustaka Azzam 2007. (Al-Hakim mengatakan hadits ini shahih, sedangkan At-Tarmidzi mengatakan hadits ini Hasan Gharib).

Click to comment
To Top