Berhubungan Badan di Siang Hari Karena Lupa, Apakah Puasa Batal? – Catatan Pemred
Puasa

Berhubungan Badan di Siang Hari Karena Lupa, Apakah Puasa Batal?

panik
sumber foto: google image

Alhamdulillahirabbil’alamin. Imam Muslim Rahimahullah, meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahuanhu, ia berkata, ‘Rasulullah Shalallahu’alaihiwassalam telah bersabda, “Barangsiapa yang lupa, padahal ia sedang berpuasa, kemudian makan atau minum, maka hendaknya ia tetap menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah telah memberi makan dan minum kepadanya.” (HR Muslim, No 2709).

Imam An-Nawawi Rahimahullah berkata, ini merupakan dalil yang menjadi pedoman mayoritas ulama, bahwa orang yang berpuasa kemudian makan, minum atau berjima’ (berhubungan suami istri) karena lupa, maka puasanya tidak batal. Di antara ulama yang berpendapat demikian adalah Imam Syafii, Abu Hanifah, Dawud, dan lainnya.[1]

Adapun Imam Ahmad berpendapat, “Wajib meng-qadha’ puasa dan membayar kaffarat jika seorang berjima’, sedangkan makan tidak perlu demikian.[2] Kelihatannya Imam An-Nawawi lebih condong pada pendapat pertama, hal itu terlihat dari judul bab yang ditulisnya dalam menyampaikan hadits ini, yaitu: “Bab Makan, Minum, dan Jima’ yang dilakukan Seorang Karena Lupa Tidak Membatalkan Puasanya.”[3] Demikianlah, segala puji dan keagungan hanya milik Allah.

[1] Syarah Sahih Muslim, Imam An-Nawawi, Pembahasan Puasa. Jilid 5, Hal 733.

[2] Syarah Sahih Muslim, Imam An-Nawawi, Pembahasan Puasa. Jilid 5, Hal 733.

[3] Lihat Kitab Syarah Sahih Muslim.

Click to comment
To Top