Baca Doa Ini Jika Anda Ditimpa Penyakit – Catatan Pemred
Doa

Baca Doa Ini Jika Anda Ditimpa Penyakit

SEGALA puji hanya kepada Allah. Sesungguhnya, ada terdapat banyak doa di dalam Al-Quran, yang dilafadzkan oleh hamba-hmba pilihan Allah Ta’ala. Salah satu di antaranya adalah doa Nabi Ayyub alaihissalam, ketika ditimpa penyakit yang amat keras dan bertahun-tahul lamanya. Ayyub adalah seorang hamba dan seorang Nabi yang amat lemah lembut.

Allah Ta’ala mengisahkan doa Nabi Ayyub alaihissalam, ketika ditimpa penyakit:

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Rabb Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS. Al-Anbiya: 83).

Sebagian ulama menganjurkan untuk berdoa dengan doa sebagaimana doa Nabi Ayyub, salah satunya Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah—semoga Allah Ta’ala menyayanginya. Jika kurang memahami basaha Arab, berdoa saja dengan bahasa Indonesia, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.

Ketahuilah, ini adalah doa yang sangat lembut. Berdoalah. Ajal atau kematian termasuk rahasia Allah Ta’ala. Tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Dan masing-masing telah ditentukan ajalnya. Tidak bisa ditunda, juga tidak bisa didahului. Sebagaimana Firman Allah Ta’ala: “Tidak ada sesuatu pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya).” (QS. Al-Hijr, 15 : 5).

Adapun ketika kita sakit, maka kita harus berupaya mengobati, berdoa dan tawakal kepada Allah Ta’ala. Berprasangka baik kepada Allah Ta’ala diwajibkan kepada hamba, agar kita tidak menuju pada jalan yang bengkok.

Semoga siapa saja yang sedang sakit, disembuhkan oleh Allah Ta’ala. Karena sesungguhnya tiada kesembuhan kecuali datang dari Allah Ta’ala. Barangsiapa yang sakit, atau tertimpa kesusahan, kemudian dia bersabar dan tawakal, maka penderitaannya menggugurkan dosa-dosannya, hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah saw, dalam hadits Bukhari. Sabar itu tiada batas. Bekal sabar agar jangan sampai habis. Dan segala puja dan puji hanya bagi Allah Ta’ala. (*).

Click to comment
To Top